Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2012

5 Gadget yang Tergusur Keberadaan Ponsel

Disadari atau tidak, untuk saat ini betapa tergantungnya kita pada benda kecil ajaib itu, ponsel. Bayangkan betapa tidak lengkap rasanya saat harus berpergian jauh, sementara ponsel masih tertinggal di rumah. Barangkali rasanya sama seperti tidak membawa dompet. Namun demikian, kehadiran ponsel tersebut ternyata telah mampu menggusur beberapa gadget yang lebih dulu sudah ada.

1. MP3 Player. 

Benda ini menjadi salah satu korban ponsel. Ketika Apple merilis iPhone pada tahun 2007, maka perlahan-lahan era kejayaan mp3 player segera berakhir. Apalagi kemudian diikuti oleh ponsel-ponsel lain, dengan harga yang lebih murah, tapi dengan fasilitas mp3 player, maka perlahan-lahan pamor mp3 player segera terlupakan.

2. Portable Game Consol. 

Nintendo DS dan Sony PSP memang masih memproduksi Consol game namun mereka mulai ditinggalkan ketika para maniak game mulai menemukan game di ponsel. Apalagi ponsel-ponsel tipe tertentu memang ditujukan bagi para penggila game, sehingga mereka bisa menikmati keduanya, main game dan menelepon pacar. Seperti Sony yang juga meluncurkan ponsel khusus game dengan nama Sony Ericsson Xperia Play, dan selain itu ada ribuan game yang tersedia di Android Market dan iTunes App Store.

3. Kamera digital.

Ketika kamera digital diluncurkan, kehadirannya segera secara telak memukul kamera lama yang menggunakan pita film. Tapi kamera digital segera mendapatkan saingan yang sepadan. Yaitu ketika ponsel berhasil menggabungkan keduanya, kemudahan menelepon dan berkamera. Bahkan bila kita mau merogoh kocek lebih dalam kita juga bisa mendapatkan ponsel berkamera dengan resolusi yang tidak kalah dari kamera digital. Ponsel serial terbaru seperti iPhone 4 bahkan bisa menghasilkan gambar yang jauh lebih jernih dengan tampila slideshow yang cantik.

4. Personal Video Players.

Beberapa tahun yang lalu mungkin kita masih dengan mudah menemupan VCD player di took elektronik langganan kita, namun beberapa tahun ini keberadaannya menghilang. Dan penyebabnya salah satunya adalah munculnya fasilitas itu di ponsel. Apalagi kini sudah bisa dikoneksikan ke pesawat televisi dan menghasilkan gambar video yang lebih jernih, tajam dan mulus. Seperti pada HTC ThunderBolt, dengan resolusi yang tinggi, display yang lebih besar dan kecepatan data 4G sehingga memungkinkan untuk melakukan video streaming dengan nyaman.

5. Perangkat Navigasi GPS.

Mengapa harus membeli device GPS terpisah untuk mobil jika smartphone kita dapat melakukan tugas yang sama? Alat navigasi postabel dari perusahaan ternama seperti Garmin, Magellan, and TomTom telah mampu menyediakan perangkat navigasi yang semakin canggih, namun GPS dari smartphone mampu melakukan hal yang sama

5 Teknologi yang Diharapkan untuk Tidak ditemukan + Alasan

Teknologi adalah bagian dari peradaban manusia tak pernah terlepaskan, akan ada saja teknologi baru yang ditemukan dari dekade ke dekade, setiap teknologi memiliki fungsinya masing-masing dan saat manusia semakin terobsesi untuk membuat sesuatu yang dilarang, maka kehancuran yang didapat.

5. Mobil Terbang

Awalnya saya juga berpikir bahwa Mobil Terbang adalah hal yang patut dimiliki di masa depan. Kenapa? Karena hal ini mungkin bisa memecahkan masalah kemacetan yang sering kita alami di jalanan, itulah saat-saat yang menyebalkan, benar bukan?

TETAPI...
Salah. Mobil Terbang hanya akan menambah banyak masalah jika ditemukan. Masalah-masalah itu diantaranya: bagaimana membuat jalur kendaraannya di udara,, bagaimana peraturan-peraturan yang harus ditetapkan,, dan bayangkan bagaimana tingkat kecelakaannya jika ada banyak kendaraan berterbangan di udara, ditambah lagi,, bayangkan polusi dan tingkat keborosannya, terutama bahan bakar yang harus digunakan.

4. Kecerdasan Buatan

Beberapa film dan buku sering sekali membahas robot, benda yang bisa melayani dan mengerjakan apa saja untuk kita, dan hal ini menjadi sesuatu yang sangat kita impikan dan menakjubkan bukan di mata kita?

TETAPI..
Salah. Bayangkan jika robot itu sudah ada. Kemudian, setiap tahun akan berkembang dengan prosesor yang lebih tinggi dua kali lipat, tapi ukurannya dan harganya setengah kali lebih kecil. Itu artinya, dalam waktu 20 puluh tahun, kita sdh bisa membeli sebuah robot yang lebih cerdas dari otak manusia seharga 1$. Sekarang, siapa yang merupakan spesies yang superior? dan ada kemungkinan lain yang lebih mengerikan seperti halnya film terminator, dengan melihat teknologi sekarang itu bukanlah sekedar film fiksi, namun untuk memperingatkan manusia.

3. Prediksi Masa Depan

Bukankah hebat jika ditemukan sebuah alat yang mampu memprediksikan masa depan? Misalnya peperangan, bukankah hebat jika kita bisa memprediksi peperangan dan menyelesaikannya?

TETAPI...
Salah. Misalkan Amerika sudah menemukan alat yang mampu memprediksi masa depan. Dengan alat itu, diprediksi bahwa China akan membom Los Angeles. Maka, Amerika akan mengatasinya dengan memerangi China lebih dulu… Kemudian, China membalas balik dengan menyerang Amerika.. Nah,, lho?? Inilah dia malapetaka sebenarnya, karena ternyata ramalan menjadi benar terjadi,, dan justru terjadi akibat alat prediksi masa depan.

2. Alat Teleportasi

Bayangkan jika kita bisa ke Eropa pada hari Sabtu dengan cepat, kemudian bersenang-senang, dan balik lagi besok harinya, yaitu hari Minggu dengan cepat pula… Sungguh alat yang menakjubkan bukan?

TETAPI...
Salah. Bayangkan jika seorang teroris bisa ke Istana Negara dengan cepat, kemudian meletakkan bom, kemudian pergi lagi dengan cepat pula… Nah, lho? Bagaimana? Anggaplah bisa diatasi dengan sejumlah protocol keamanan. Masalah selanjutnya adalah, bayangkan bahwa alat ini bekerja dengan memecah atom2 kita, kemudian menyatukannya kembali di tempat destinasi. Nah, jika alat ini diproduksi dengan banyak, artinya dibuat dengan copy dari copyan alat yang sudah ada, maka sudah pasti kualitas barang itu sudah jauh berkurang dari aslinya. Bayangkan jika sedikit saja atom dari rambut kita, atau jari kita menjadi hilang atau salah, nah bakal berubah jadi apa kita di tempat destinasi?

1. Mesin Waktu

Bayangkan jika kita bisa meloncat kesana kemari sesuka hati pada berbagai masa yang berbeda,, baik itu masa lalu, masa sekarang ataupun masa depan. Hebat bukan?

TETAPI...
Salah. Misalkan kamu bisa melakukan perjalanan ke 40 tahun yang lalu, dan bertemu dengan seorang wanita cantik. Lalu, (maaf), kamu berhubungan seks dengan wanita itu. Kemudian, kamu loncat lagi ke masa depan, dan ternyata wanita di masa lalu itu adalah wanita yang melahirkan Ayah kamu… Nah, lho??? Bagaimana tu??

namun ada teori lain tentang mesin waktu, jadi jika kamu datang ke masa lalu dan bertemu dengan kakek kandung kamu saat di masih belia dan kamu berniat membunuhnya maka segala usaha jenis apapun tak akan bisa membunuh kakek kamu itu, kenapa? karena kamu telah eksis dimasa depan. begitu juga dengan situasi dan waktu tertentu.

Banyak lagi deskripsi lainnya,, karena perubahan kecil di masa lalu, bisa merubah banyak hal di masa depan… Tapi, saya rasa ini saja cukup..

Kamis, 05 Januari 2012

Inilah 14 Fungsi Masing-masing Tombol pada Setir Mobil F1

Formula one, atau yang paling mudah disebut orang2 dengan F1 adalah sebuah kompetisi balap dunia yang didalamnya adalah kumpulan dari semua teknologi pabrikan menyatu dengan segala kecanggihan elektronik.

Untuk bisa menjadi seorang pembalap F1 tidaklah mudah, seperti sama dengan seseorang yang ingin menjadi seorang pilot pesawat tempur, bedanya jet yang dikendarai ini menapak di aspal. selain itu seorang pembalap F1 salah satunya harus memfungsikan segala yang ada di kokpit mobil tersebut yang idak mudah untuk diingat.

Sebagai pengetahuan dasar kita tentang kokpit mobil F1 mari kita mulai dengan fungsi tombol2 yang terdapat pada mobil F1 dibawah ini.


1. Tombol MSG OK
Merupakan tombol multifungsi digunakan untuk menset semua fungsi-fungsi yang terdapat didalam mobil.

2. Tombol Menu scroll buttons
Tombol ini berfungi sebagai tombol untuk memilih menu-menu yang ada didalam mobil.

3. Tombol Differential adjustment
Tombol ini berfungi untuk mengatur traksi dan grip pada ke empat roda, mengatur stabilitas pengereman dan juga mengatur sistim pada mobil pada saat berbelok.

4. Tombol Neutral switch
Tombol ini berfungi untuk mengatur kembali settingan mobil ke posisi normal.

5. Tombol Front wing switch
Tombol untuk mengatur dan menyesuaikan sudut sayap/bumper depan mobil untuk meningkatkan downforce.

6. Tombol Radio LED
Menyala dengan warna biru untuk menginformasikan kepada pengemudi tentang arahan-arahan dari pit.

7. Tombol Pit-to-car radio
Fungsi nya untuk mematikan dan menghidupkan fungsi komunikasi radio

8. Tombol Fuel mix adjustment
Mengatur campuran bahan bakar, baik untuk memelihara atau meningkatkan performa mesin, sesuai dengan yang diperlukan.

9. Tombol Throttle map override
Mengatur katup mesin dan juga menyesuaikan dengan karakteristik yang sesuai dengan kondisi lintasan.

10. Tombol Overtake button
Mengatur dan meningkatkan kecepatan mesin dalam sekejap ke posisi maksimal yaitu 18.000 rpm. Kecepatan ini dibutuhkan pada saat pembalap akan menyalip. (Sejenis Turbo gitu)

11. Tombol Pitlane speed limiter
Mematikkan dan menghidupkan fungsi tombol pengontrol kecepatan pada saat berada di pitlane, seperti yang sobat semua ketahui bahwa didalam pitlane kecepatan mobil harus dikurangi apabila tidak di taati maka akan dikenai hukuman.

12. Tombol Engine breaking level
Tombol ini difungsikan pada saat keadaan lintasan basah, yang bermanfaat untuk meningkatkan stabilitas belakang roda belakang mobil.

13. Tombol Tyre configuration
Tombol yang berfungsi untuk mengoptimalkan pengaturan ban dan juga berfungsi untuk mengaktifkan lampu belakang pada saat keadaan hujan.

14. Tombol Master multifunction switch
Memungkinkan pengemudi untuk mengakses sejumlah pengaturan sistem mesin mobil, kendali sayap depan/belakang, kendali "aero" yang berfungsi yang memantau dan memaksimalkan aliran udara mobil.

Oh ya sebagai tambahan, harga untuk setir jenis ini mencapai Rp. 368 juta.

Sabtu, 14 Mei 2011

Teknik Dasar Fotografi

Hai sobat,....
Kali ini kita mencoba untuk membuat sesuatu yang baru dalam hal yang penting untuk diketahui tentunya. Mudah-mudahan setiap hari Minggu kita akan menerbitkan artikel-artikel khusus, yakni mengumpulkan hal-hal seputar hobi. Tapi jangan kuatir, artikel lain yang tak kalah menariknya juga tetap akan dihadirkan ke layar monitor sobat semua.

Untuk kali ini kita mencoba menambah wawasan sobat dengan segala hal yang berhubungan dengan fotografi. Yuk, disimak artikelnya biar makin banyak tahu, karena kamu di TahukahKamu.com

Teknik-teknik dasar pemotretan adalah suatu hal yang harus dikuasai agar dapat menghasilkan foto yang baik. Kriteria foto yang baik sebenarnya berbeda-beda bagi setiap orang, namun ada sebuah kesamaan pendapat yang dapat dijadikan acuan. Foto yang baik memiliki ketajaman gambar (fokus) dan pencahayaan (eksposure) yang tepat.

A. FOKUS
Focusing ialah kegiatan mengatur ketajaman objek foto, dilakukan dengan memutar ring fokus pada lensa sehingga terlihat pada jendela bidik objek yang semula kurang jelas menjadi jelas (fokus). Foto dikatakan fokus bila objek terlihat tajam/jelas dan memiliki garis-garis yang tegas (tidak kabur). Pada ring fokus, terdapat angka-angka yang menunjukkan jarak (dalam meter atau feet) objek dengan lensa.

B. EKSPOSURE
Hal paling penting yang harus diperhatikan dalam melakukan pemotretan adalah unsur pencahayaan. Pencahayaan adalah proses dicahayainya film yang ada dikamera. Dalam hal ini, cahaya yang diterima objek harus cukup sehingga dapat terekam dalam film. Proses pencahayaan (exposure) menyangkut perpaduan beberapa hal, yaitu besarnya bukaan diafragma, kecepatan rana dan kepekaan film (ISO). Ketiga hal tersebut menentukan keberhasilan fotografer dalam mendapatkan film yang tercahayai normal, yaitu cahaya yang masuk ke film sesuai dengan yang dibutuhkan objek, tidak kelebihan cahaya (over exposed) atau kekurangan cahaya (under exposed).

   Bukaan Diafragma (apperture)
Diafragma berfungsi sebagai jendela pada lensa yang mengendalikan sedikit atau banyaknya cahaya melewati lensa. Ukuran besar bukaan diafragma dilambangkan dengan f/angka. Angka-angka ini tertera pada lensa : 1,4 ; 2 ; 2,8 ; 4 ; 5,6 ; 8 ; 11 ; 16 ; 22 ; dst. Penulisan diafragma ialah f/1,4 atau f/22. Angka-angka tersebut menunjukkan besar kecilnya bukaan diafragma pada lensa. Bukaan diafragma digunakan untuk menentukan intensitas cahaya yang masuk.

Hubungan antara angka dengan bukaan diafragma ialah berbanding terbalik.
"Semakin besar f/angka, semakin kecil bukaan diafragma, sehingga cahaya yang masuk semakin sedikit. Sebaliknya, semakin kecil f/angka semakin lebar bukaan diafragmanya sehingga cahaya yang masuk semakin banyak."

Kecepatan Rana (shutter speed)
Kecepatan rana ialah cepat atau lambatnya rana bekerja membuka lalu menutup kembali. Shutter speed mengendalikan lama cahaya mengenai film. Cara kerja rana seperti jendela. Rana berada di depan bidang film dan selalu tertutup jika shutter release tidak ditekan, untuk melindungi bidang film dari cahaya. Saat shutter release ditekan, maka rana aka membuka dan menutup kembali sehingga cahaya dapat masuk dan menyinari film.
Ukuran kecepatan rana dihitung dalam satuan per detik, yaitu: 1 ; 2 ; 4 ; 8 ; 15 ; 30 ; 60 ; 125 ; 250 ; 500 ; 1000 ; 2000 ; dan B. .Angka 1 berarti rana membuka dengan kecepatan 1/1 detik. Angka 2000 berarti rana membuka dengan kecepatan 1/2000 detik, dst. B (Bulb) berarti kecepatan tanpa batas waktu (rana membuka selama shutter release ditekan)
Hubungan antara angka dengan kecepatan rana membuka menutup ialah berbanding lurus. "Semakin besar angkanya berarti semakin cepat rana membuka dan menutup, maka semakin sedikit cahaya yang masuk. Semakin kecil angkanya, berarti semakin lambat rana membuka dan menutup, maka semakin banyak cahaya yang masuk"

Kepekaan Film (ISO)
Makin kecil satuan film (semakin rendah ISO), maka film kurang peka cahaya sehingga makin banyak cahaya yang dibutuhkan untuk menyinari film tersebut, sebaliknya semakin tinggi ISO maka film semakin peka cahaya sehingga makin sedikit cahaya yang dibutuhkan untuk menyinari film tersebut. Misal, ASA 100 lebih banyak membutuhkan cahaya daripada ASA 400.